Apa itu bounce rate xx

Apa itu Bounce Rate Pada Website Anda Serta Cara Menurunkannya

Jika Anda , pernah menganalisa situs website Anda dengan Google Analytic mungkin Anda pernah mendengar tentang Rasio Pentalan atau sering disebut Bounce Rate. Jika Anda belum mengetahuinya, izinkan saya untuk memberitahu Anda tentang hal ini sekarang juga, mengapa? karena Bounce Rate merupakan salah satu elemen terpenting yang perlu Anda ketahui khusunya dalam hal pengembangan website Anda.

bounce rate, apa itu?

Bounce rate atau rasio pentalan adalah suatu persentase aktivitas pengunjung yang datang ke dalam situs website Anda dimana pengunjung langsung pergi meninggalkan website Anda tanpa melakukan hal lain seperti membuka halaman lainnya di dalam situs website Anda. Apabila Anda berpikir ini tidak penting Anda salah besar! bahwa pada kenyataanya warganet akan meninggalkan dengan segera website yang tidak relefan dengan sesuatu yang mereka cari. Yang pada hakikatnya semakin besar bounce rate pada suatu situs website menyimpulkan bahwa website tersebut tidak menarik, tidak relefan, dan tidak cocok untuk berada di halaman pencarian mesin telusur seperti Google, Bing,Yahoo, dll.

Saya menggaris bawahi dan menandakan bounce rate merupakan sesuatu yang penting, dan kemungkinan bounce rate merupakan salah satu faktor dari alur penilaian peringkat Google terhadap website- website diluar sana, dan ini juga berlaku untuk Anda. Dengan ini mungkin Saya akan memberikan label terhadap bounce rate sebagai salah satu hal yang wajib untuk Anda perhatikan!

Jika Anda membaca ini dan Anda mendapati bahwa Anda memiliki tingkat bouncing yang sangat tinggi atau Anda tidak mengerti apa masalahnya, jangan panik, cobalah rilex dan baca semua artikel ini sampai selesai.

Anda siap? Mari kita mulai!

Berapakah Batas Normal Bounce Rate Di Google Analytics?

Google Analytics adalah perangkat lunak pelaporan kinerja situs website gratis yang dapat Anda pasang di situs website Anda dan bounce rate sendiri adalah salah satu pengukuran yang dihasilkan Google Analytics untuk Anda. Bounce rate menunjukkan persentase orang yang meninggalkan situs web Anda dengan segera sebelum melihat halaman lainnya.

bounce rate yang baik

Sederhananya adalah, jika tingkat bouncing pada situs website Anda sebesar 50%, berarti separuh dari warganet yang berkunjung ke situs website  Anda akan segera meninggalkan website Anda setelah melihat halaman yang mereka tuju!

Seperti yang dapat Anda bayangkan, bila melampaui persentase tertentu, bounce rate dapat menunjukkan masalah yang ada di situs web Anda, hal ini merupakan indikasi yang jelas tentang kegagalan konversi pada situs web tersebut.

Reka adegan: Ada seorang pelanggan (sebut saja dia ‘Putri’) yang sedang mencari sebuah kacamata melalui mesin telusur Google. Lalu Putri menjatuhkan pilihan untuk masuk kesebuah situs website, ketika Putri masuk kedalamnya dan melihat situs website yang dimasukinya tampak aneh dan menawarkan kacamata dengan harga yang terjangkau, tapi pada pengamatan lebih dekat Putri melihat bahwa itu merupakan barang replika. Tanpa pikir panjang bahkan Putri  tidak akan repot-repot untuk mengklik salah satu item atau mengunjungi halaman lainnya. Lalu ia menutup websitenya dan pergi mencari situs lain.

Hasil: Tindakan Putri akan berdampak negatif pada tingkat bounce rate pada situs web tersebut dan mungkin bukan hanya Putri yang melakukan itu, tapi juga warganet lain yang mengunjungi situs website Anda.

Ada banyak alasan lain mengapa warganet melakukan ‘bouncing’. Namun, inilah beberapa alasan yang paling umum:

  • Mereka tidak menemukan informasi yang mereka butuhkan pada situs website Anda.
  • Loading time halaman terlalu lama untuk dimuat.
  • Hasil pencarian yang mereka cari tidak ada di situs website Anda.
  • Navigasi website yang rumit.
  • Halaman dimana mereka tuju tidak sesuai apa yang dijanjikan di banner / iklan / link / dll.

 

Mengapa penting menjaga tingkat bouncing agar selalu rendah?

Seperti yang Saya sebutkan sebelumnya, tingkat bounce rate yang tinggi merupakan suatu indikasi kegagalan konversi pada situs website Anda.

pahami kondisi konsumen

Secara umum memang beberapa orang mengalami ‘bouncing’ yang tinggi, namun tingkat bouncing lebih dari 30% * dapat berarti bahwa sebagian besar pengunjung atau warganet yang mengunjungi website Anda tidak melihat konten berharga yang ada pada situs website Anda. Mereka datang dan kemudian pergi tanpa membeli apapun dari Anda.

* 30% dianggap bisa diterima, tapi terserahlah! Saya tidak percaya bahwa Saya dapat menerima standar rendah dan begitu pula dengan Anda! Anda masih harus membaca artikel ini dan mencoba untuk mendapatkan tingkat bouncing serendah mungkin!

Saya tidak tahu tingkat bouncing saya!

Jika saat ini Anda tidak mengetahui bounce rate yang Anda dapatkan pada website bisnis Anda, maka Google Analytics tool merupakan tools yang harus Anda coba!

4 Kesalahan Dasar yang Sering Dilakukan Pemula dalam Dunia Digital Marketing

Di Kasus tertentu, Google Analytics adalah layanan yang ditawarkan oleh Google yang menghasilkan statistik rincian tentang lalu lintas situs web. Google Analytic juga dapat mengukur konversi dan penjualan serta menjadi layanan statistik situs website yang paling banyak digunakan.

Google Analytic sangat mudah untung diinstalasi dengan cepat dan mudah! Dan, begitu Anda memilikinya, Google Analytic dapat memberi Anda banyak data dari website Anda seperti: jumlah pengguna aktif di situs Anda, lokasi mereka, usia, dll. Jadi, yang harus Anda lakukan sekarang adalah instal dengan mengikuti langkah demi langkah instalasi Google analytic.

Bounce rate

Hal penting lain adalah Google Analytic akan menunjukkan bounce rate Anda! Tidak hanya untuk situs, tapi untuk halaman tertentu juga; Membantu Anda mengidentifikasi pipa yang bocor dialiran air Anda, sehingga Anda dapat menambalnya dan memastikan anda memberi kesempatan terbaik untuk mengubah sebanyak mungkin penjualan prospektif menjadi transaksi nyata.

Bounce rate Saya sangat tinggi. Apakah yang harus Saya lakukan?
Oke sekarang saatnya kita mencoba untuk memahami ini dan mencoba untuk mendapatkan tingkat bouncing serendah mungkin!

Seperti yang Saya katakan sebelumnya Anda dapat melihat bounce rate(rasio pentalan) Anda pada Google Analytic, namun jika Anda penasaran bagaimana cara menghitung bounce rate Anda, akan terlihat seperti ini:

Rumus Bounce rate = (Pengunjung yang hanya berkunjung ke satu halaman saja / Jumlah pengunjung website Anda) x 100%

Nah, sekarang saatnya untuk mengetahui upaya apa saja yang dapat Anda lakukan untuk menguranginya rasio pentalan ini. Berikut adalah tips-tips nya.

1) Tulis Konten Untuk Pengunjung Anda.

Saat Anda memulai menulis konten pada website Anda, cobalah ingat tentang  untuk siapa Anda melakukannya, fokus untuk memberikan mereka manfaat dan rasa penasaran untuk terus membaca informasi yang Anda berikan. Jadi saat mereka mengunjungi situs Anda – mereka akan ketagihan dan akan membaca tulisan lain dari Anda!

1043059

Ada banyak orang yang mempromosikan website mereka kepada audiens yang mereka targetkan, akan tetapi kebanyakan dari mereka mengarahkannya pengunjung ke halaman yang tidak dirancang khusus untuk audiens tersebut.

Anda haru ingat hal ini Janganlah malas untuk membuat halaman yang unik. Buatlah sebuah halaman khusus untuk mereka jika diperlukan.

Dengan bantuan Google Analytics, Anda akan mendapatkan akses penuh terhadap informasi yang dapat memberi tahu Anda siapa yang mengunjungi situs Anda dan siapa yang meninggalkannya. Gunakan informasi ini untuk memperbaiki masalah yang dapat menyebabkan Audiens Anda pergi begitu saja setelah membaca.

2) Tanyakan topik kepada follower Anda tentang apa yang mereka inginkan.

Jika Anda benar-benar ingin audiens Anda berlama-lama untuk berada didalam website Anda, cara termudah untuk melakukannya adalah dengan memberikan pertanyaan kepada mereka tentang apa yang ingin mereka lihat!

target

Mengapa harus menebak-nebak apa yang pengunjung Anda inginkan ketika Anda bisa mendapatkan jawaban langsung dari mereka? Gunakanlah survei, email, fitur komentar pada blog dan bahkan situs media sosial Anda untuk mengidentifikasi apa yang penggemar Anda sukai. Gunakanlah data tersebut untuk membuat konten yang relevan.

Berikut adalah beberapa cara untuk membuat konten yang dibuat pengguna untuk mengurangi rasio bouncing Google Analytics Anda:

  • Poskan pertanyaan di Akun Media Sosial Anda. Anda bisa membuat polling untuk mereka dan memberikan mereka kesempatan untuk memilih satu dari beberapa pilihan yang berbeda, atau Anda bisa membiarkan mereka menjawab apapun sesuai keinginan hati mereka.
  • Kirim email khusus. Email merupakan metode yang luar biasa kuat, terutama saat tujuannya adalah untuk edukasi atau tutorial. Kirimkan mereka email khusus untuk saran, komentar dan keluhan. Dari situ, buatlah konten yang akan menjawab semua pertanyaan mereka.
  • Post kan pertanyaan ke situs Anda! Anda pasti jarang melihat blog yang bertanya tentang  topik blog yang akan ia posting, bukan? Sulit untuk ditemukan, tapi mereka berhasil! Terkadang, apa yang dibutuhkan pembaca adalah jalan untuk berbagi pengalaman dan keahlian mereka sendiri.

 

3) Buat Website Anda Mudah Untuk Diakses Pengunjung.

Tidak ada yang mengalahkan situs web yang nyaman bagi pengunjung dan mudah untuk digunakan.

1046983

Ingat, bahkan jika Anda memiliki konten yang paling menarik, jika situs web Anda terlihat berantakan dan sulit untuk dinavigasi maka, tidak diragukan tingkat Bounce Rate Anda akan meningkat secara drastis.

Untuk memperbaiki hal ini, maka cobalah untuk melakukan hal ini:

  • Pastikan Anda memiliki situs web yang bagus, menarik, dan mudah untuk di navigasi. Butuh bantuan dengan ini? lihat bagian akhir artikel ini.
  • Buatlah Call To Action untuk membuat mereka mendaftar kedalam subscriber list Anda untuk mendapatkan Update terbaru dari Anda.
  • Sorot pada Manfaat apa yang Anda tawarkan, sehingga mereka mendapatkan jawaban yang mereka cari.
  • Miliki Navigasi link yang relevan bagi pelanggan Anda untuk diikuti. Pastikan mereka tahu apa langkah selanjutnya.
  • Sertakan Artikel terkait atau fitur sejenis sehingga pelanggan dapat menemukan apa yang mereka ingin baca selanjutnya.

 

 

4) Buatah Calls To Action Yang Kreatif.

Bila Anda ingin mengurangi bounce rate  Anda, ingatlah bahwa tujuan utama Anda adalah membuat audiens Anda mengeklik halaman-halaman berikutnya. Anda bisa melakukan ini secara efektif dengan menggunakan teks / tombol “Call To Action” (CTA).

 

1043061

Apa itu CTA, Anda bertanya? Secara sederhana, CTA adalah frasa atau tombol yang dirancang untuk mengundang pembaca Anda untuk melakukan suatu tindakan tertentu dengan segera. Beberapa contoh terbaik dari CTA seperti:

  • “Beli Sekarang, Beli 2 Gratis 1 (Waktu Terbatas)!”
  • “Baca lebih lanjut dengan mengklik di sini …”
  • “Download Tutorial GRATIS Anda.”
  • “Hubungi saya sekarang juga …”

 

5) Miliki situs website yang mobile friendly.

Dengan menggunakan data riset dari OurMobilePlanet.com,yang merupakan sebuah kolaborasi penelitian antara Google, Ipsos MediaCT, Asosiasi Pemasaran Mobile dan Biro Iklan Interaktif yang menunjukkan bahwa 90% pemilik smartphone di Dunia menggunakan internet di telepon mereka setiap hari dan 52% di antaranya mengunjungi situs web bisnis setelah pencarian lokal.

1043062

Jika situs Anda belum mobile friendly …. percayalah, Saya dapat dengan jelas mengatakan bahwa tingkat bouncing Anda AKAN meningkat drastis. Itu sebabnya website yang dirancang oleh IndonesiaGO Digital sudah dipastikan memiliki fitur mobile friendly keseluruhannya dan gratis ke semua klien IndonesiaGo Digital.

Anda mungkin bertanya-tanya, “apa yang tidak mobile-friendly dari website Saya”?

jika situs website Anda tidak dirancang agar dapat menyesuaikan dengan dimensi layar gadget, maka website Anda akan terlihat kacau pada tampilan smartphone atau mobile device lain yang lebih kecil. Pengunjung Anda akan langsung meninggalkan web yang kacau saat mereka datang!

Dan ketika itu terjadi, tingkat bouncing Anda akan meningkat dan kesempatan Anda untuk mendapatkan penjualan menghilang!

bounce rate

Menghilangkan, Bounce Rate!

Jangan mengabaikan tingkat bouncing Anda seperti banyak pemilik usaha kecil lainnya! Bounce terlalu berbahaya untuk diabaikan, karena bounce rate merupakan suatu indikator yang menandakan bahwa ada masalah pada website Anda.

Anda harus terus berusaha untuk menurunkan tingkat bouncing Anda di manapun Anda bisa. Jika terlihat sedikit tinggi, selidikilah, dan tanyakan pada diri sendiri apa yang dapat Anda lakukan.

Dan jika Anda belum memasang Google Analytics … LAKUKAN ITU SEKARANG!

Serius itu hanya akan memakan waktu Anda 10 menit.

1043058

Bounce Rate dapat meningkat dengan mudah, namun dengan menjaga ketertarikan pengunjung Anda dan memberi mereka lebih banyak alasan untuk “meng-klik”, Anda pastinya akan memiliki bounce rate di bawah batas anjuran rasio pentalan!

Berapakah Bounce Rate Google Analytics website Anda? Sudahkah Anda memasang Google Anlaytics pada website Anda? Manakah dari langkah-langkah yang Saya sebutkan di atas yang akan Anda terapkan untuk mengurangi tingkat bouncing Anda? Saya ingin mendengar pendapat Anda tentang ini. Silakan tinggalkan pada  komentar di bawah ini.

Apa yang kamu pikirkan? Bagikan komentar Anda di bawah ini.

Leave a Comment