Peran-Vital-Internal-Linking-Dalam-Upaya-SEO-Website

Peran Vital Internal Linking Dalam Upaya SEO

Sesi IGO Menjawab

 

Seperti biasa IndonesiaGo Digital menerima berbagai pertanyaan seputar digital marketing. Pertanyaan kali ini datang dari saudara Surya yang bertanya tentang. “Apasih keuntungan dari Internal Linking atau tautan internal?”.

Jawaban:

Link Internal merupakan hyperlink yang tertuju pada (target) domain yang sama dengan domain (sumber). Dalam istilah awam, tautan internal adalah tautan yang mengarah ke halaman lain namun berada pada situs web yang sama.

 

Contoh kode:

<a href=”http://www.domain-anda.com/” title=”Kata Kunci”>Kalimat atau caption</a>

 

Apa Itu Internal Linking?

Internal link digunakan sebagai peunjuk dari satu halaman ke halaman lain pada suatu website, ini digunakan untuk mengarahkan pengunjung terhadap halaman yang relevan dengan anchor text atau kata kunci yang disematkan.

Internal Link Untuk Upaya SEO

Saya menemukan sebuah Video dari Neil Patel yang bercerita tentang “Bagaimana internal linking dapat berpengaruh dalam upaya SEO”, yang kita ketahui bahwa SEO merupakan teknik dasar agar halaman website Anda dapat ditemui di halaman 1 Google.

 

Ketika ditanya apakah keuntungan dari berada di halaman 1 Google dapat berarti Anda dapat menghasilkan banyak traffic untuk situs web Anda.

 

Bayangkan jika situs web Anda merupakan situs penjualan produk, jasa, atau layanan yang Anda tawarkan? SEO dapat membantu Anda mendapatkan penjualan online Anda.

 

Baca Juga: 10 Alasan Kenapa Website Anda Tidak Berperingkat Tinggi Di Google

 

Oke, simaklah video berikut dari neil patel mengenai “Pentingnya Internal Linking Untuk Upaya SEO Anda”

 

 

Internal link atau tautan internal merupakan suatu hal yang sangat amat berguna untuk membangun sebuah arsitektur pada situs website dengan cara penyebar luasan link pada suatu website. Metode internal link juga merupakan suatu anjuran dalam membangun sebuah arsitektur website yang SEO-friendly.

Mengapa Sangat Dianjurkan?

Pada sebuah halaman, mesin pencari melihat konten milik kita untuk ditelusuri agar halaman website terindex pada mesin pencari. Search engine mengirimkan laba-laba(alogaritma) untuk menulusuri setiap link yang ditemukan untuk dirayapi.

 

Ketika Anda memiliki internal link maka laba-laba tersebut akan lebih mudah mencapai setiap inchi dari setiap halaman yang Anda miiki. Banyak pemilik website membuat kesalahan yang sama dengan tidak menautkan internal link yang relevan pada halaman websitenya.  Ketika Anda tidak menggunakan Internal Linking pada hakikatnya Anda menghalangi kemampuan si laba-laba tadi untuk merayapi situs web Anda yang mengagalkan website Anda tercantum dalam indeks mesin pencari.

 

Berikut adalah ilustrasi bagaimana masalah ini bisa terjadi:

 

Pada contoh di atas, laba-laba Google telah mencapai halaman “A” dan melihat internal link ke halaman “B” dan “E.” Namun, halaman penting C dan D mungkin ada pada situs ini, namun laba-laba tersebut tidak memiliki cara untuk mencapainya – atau bahkan tidak tahu halaman itu ada – karena tidak memiliki internal link untuk menuju halaman tersebut.

Baca Juga: Bagaimana Membuat Setiap Artikel Yang Anda Tulis Ada di Halaman 1 Google

 

Pada dasarnya apabila Anda memiliki konten yang bagus, penargetan kata kunci yang relevan, dan marketing yang cerdas bahkan tidak membuat perbedaan sama sekali jika laba-laba tidak dapat menjangkau halaman tersebut.

Struktur optimal pada sebuah situs website yang baik akan terlihat mirip dengan piramida (di mana titik terbesar bagian atas merupakan halaman beranda)

 

piramida link

img src: Moz Blog

 

Baca Juga: 4 Kesalahan Dasar yang Sering Dilakukan Pemula dalam Dunia Digital Marketing

 

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of