Alasan Anda Harus Fokus Pada Long Tail Keywords untuk SEO

Alasan Anda Harus Fokus Pada Long Tail Keywords Untuk SEO

Banyak artikel dari luar maupun dalam negeri yang membahas mengenai manfaat / keuntungan long tail keyword (kata kunci panjang) untukupaya SEO Anda, memang sulit untuk meyakinkan klien Anda untuk lebih memilih long tail keyword dibandingkan dengan memaksakan mendapatkan broad keyword yang memiliki kompetisi dan volume pencarian yang cukup tinggi.

 

Tapi dengan menunjukan dan menjelaskan  data dan metode yang tepat kepada mereka sangat mungkin untuk merubah keputusan mereka supaya mempertimbangkan untuk menggunakan metode long tail keyword ini untuk strategi SEO jangka panjang dalam rangka membawa bisnis / website mereka menuju keberhasilan. Pertanyaannya adalah bagaimana cara Anda memanfaatkan long tail keyword ini? Baiklah Saya akan membahasnya di poin berikutnya.

 

Pencarian long tail keyword semakin digandrungi para digital marketer, tentunya dengan berkembang penelusuran dengan menggunakan bahasa yang lebih manusiawi (natural language) dan pencarian untuk long tail kian meningkat, terutama dengan momentum teknologi saat iniyang hampir diakusisi oleh pencarian lewat mobile phone.

 

Namun tidak seperti kata kunci inti (broad keyword), longtail keyword lebih sulit untuk diidentifikasi secara tepat. Maka dengan tujuan inilah artikel kali ini dibuat untuk membantu Anda dalam memahami point dibawah ini:

 

  • Bagaimana cara riset dan menemukan long tail keyword.
  • Studi kasus pada long tail keyword.
  • Cara membuat optimasi SEO untuk long tail keyword.
  • Alat/ tools untuk membantu Anda menemukan long tail keyword yang tepat.

 

Baiklah, apakah Anda sudah mengetahui apa itu long tailkeyword? Long tail keyword atau (kata-kunci panjang) merupakan kata kunci yangterdiri dari 3 – 5 kata. Sedangkan broad keyword (kata kunci generik / umum) merupakan kata kunci yang terdiri dari 1-2 kata.

 

 

 

Ditemukan fakta bahwa 70% dari semua konten yang ada didunia menggunakan long tail keyword, jadi long tail keyword ini merupakan sebuah pondasi dari menentukan strategi SEO yang paling efektif.

 

Kata-kunci generic atau broad keyword biasanya terdiri dari1 -2 kata, dan memiliki jumlah pencarian yang besar, berbeda dengan Long tailkeyword yang memiliki sedikit jumlah pencarian namun biasanya memiliki tujuanyang khusus, sehingga long tail keyword sangat cocok untuk Anda yang menginginkan rasio konversi yag besar.

 

Apakah tujuan Anda saat ini adalah untuk mendatangkan banyak traffic organik ke website Anda?

Search engine seperti Google merupakan solusi dari keinginan Anda, tentunya Google dapat memberikan pengunjung yang sedang mencari solusiuntuk permasalahan yang mereka butuhkan.

 

Lalu bagaimana Anda bisa mengarahkan mereka menuju website Anda, apabila segala usaha (optimasi konten) yang sudah anda lakukan belum berhasil sampai saat ini karenakompetisi keyword yang Anda inginkan sangatlah ketat.

 

Lalu apa maksud dari long tail keyword dan broad keyword.Keduanya merupakan susuanan kata-kunci namun memiliki maksud yang cukup berbeda. Agar Anda tidak bingung mari kita mabil contoh.

 

“Madu” merupakan kata kunci broad keyword atau kata kunci umum, ketika Anda mengetikan kata kunci ini pada kolom pencarian

 

 

Pada gambar diatas menunjukan bahwa rata-rata pencarianbroad keyword memiliki banyak pencarian dengan kompetisi yang tinggi, beerbeda dengan longtail keyword yang memiliki traffic yang cukup rendah.

 

 

 

 

 

Bagaimana Mengidentifikasi Long Tail Keyword Yang Baik Untuk SEO

Berikut merupakan hal yang dapat Anda lakukan dalam mengidentifikasi cara bagaimana mendapatkan long tail keyword yang bagus untuk upaya SEO Anda.

 

Tips pertama

Ketika Anda telah melakukan riset dan telah mengidentifikasi kata-kunci mana yang memiliki rerata jumlah pencarian dan kemungkinan tools tersebut akan memberikan Anda kata-kunci terkait dengan topik yang Andainginkan maka rangkumlah data tersebut, lakukan analisa pada sekumpulan datatersebut. Anda pastinya akan mendapatkan ide dengan lebih jelas untuk kontenapa yang akan Anda buat.

 

Tips kedua

Long tail keyword seringkali terlihat tidak natural atau bahkan seperti bahasa robot, ini terjadi karena tools terkait hanya menampilkankata kunci yang paling banyak digunakan oleh pengguna search engine seperti Google. Modifikasilah kata-kunci tersebut sebelum Anda gunakan untuk judul atau headline konten Anda agar lebih meyakinkan pembaca bahwa konten Anda memang menarik.

 

Tips ketiga

Tidak semua long tail keyword yang memiliki jumlah pencarian yang bagus dan kompetisi yang rendah dapat digunakan. Mengapa tidak semua dapatdiggunakan??? Alasannya adalah kadang long tail keyword terlalu spesifik membahas suatu topik sehingga Anda akan sangat sulit untuk mengembangkan konten tersebut karena cakupannya terlalu sempit, jadi Anda harus berpikir secara kreatif untuk mencari dan menyusun kumpulan kata-kunci panjang tersebut menjadisatu kesatuan konten yang baik dan berkualitas.

 

Studi Kasus & Bagaimana Cara Menentukan Long Tail Keyword Yang Tepat Sasaran

Menentukan broad keyword (kata-kunci umum) lebih mudah daripada menemukan long tail keyword. Broad keyword dan long tail keyword memang sama-sama membutuhkan riset untuk menentukan kata-kunci apa yang tepat sasarn dengan tujuan Anda. Namun mencari long tail keyword cukup berbeda.

 

Long tail keyword merupakan 3-5 atau lebih kata yangdigunakan pengguna search engine untuk menemukan solusi atas permasalahannya secara spesifik. Biasanya long tail keyword menggunakan bahasa natural (bisa juga bahasa slank atau salah ejaan,cth: omset(omzet), praktik(praktek), dsb).

 

Tanpa sebuah riset Anda mungkin akan menggunakan kata-kunciyang tidak biasa orang gunakan atau yang tidak biasa orang ketikan. Jadi Saya akan memberikan Anda cara untuk menemukan long tail keyword secara tepat sasaran.

 

 

Google Suggestion & Related Keyword

Juga Anda dapat menggunakan pencarian organik yang Googlesediakan yaitu related search, Andadapat menggunakannya untuk mendapatkan ide untuk long tail keywords Anda.

 

 

Fitur Saran Kata Kunci Terkait yang Google tawarkan sendiri memiliki beberapa wawasan/ insight tentang long tail keyword yang paling sering orang-orang gunakan dalam pencarian. Google Suggest ini secara otomatis muncul ketika Anda mulai mengetik kata kunci yangAnda inputkan ke dalam kolom pencarian.

 

Sebagian besar kata kunci yang muncul pada kolom tersebut merupakan apa yang sebenarnya orang-orang cari pada topik tersebut. Setelah Anda mengetikkan permintaan pencarian, Google menyediakan sekumpulan kata kunci terkait pada akhir halaman, termasuk beberapa long tail keyword yang layak untuk digunakan.

 

Tentu saja, Anda harus merisetnya kembali sebelum Anda menggunakan sekumpulan kata kunci tersebut digunakn untuk Anda gunakan ke tahap yang lebih jauh lagi.

 

 

Analisa Kompetitor / Pesaing

Kemungkinan besar pesaing Anda telah menggunakan long tail keyword (kata kunci panjang). Kompetitor ini akan membuat pekerjaan Anda sedikit lebih mudah. Anda dapat melakukan riset kata kunci panjang apakah yangmereka gunakan, cobalah untuk memeriksa kata kunci yang ditargetkan oleh pesaing Anda.

 

Anda dapat menemukannya di meta tag dalam source code, darikeyword density checking tools, ataupun dari pemindaian secara langsung dengan melihat konten-konten yang ada  diwebsite pesaing Anda.

 

 

Natural Language: Forum, Komentar, E-mail.

Pertanyaan orang-orang tersebut dalam suatu grup diskusi,forum, komentar  sering kali mengandung istilah kata-kunci yang tepat (yaitu, kata kunci) yang biasanya mereka gunakan dalam pencarian Google.

 

Jadi, saat Anda memilih mengamati bahasa yang mereka gunakandi forum dan kolom komentar,maka kalimat tersebut tidak diragukan lagi bahwa orang-orang tersebut sering digunakan dalam kolom pencarian di Google.

 

Tidak sedikit praktisi SEO yang tidak menyadari hal ini karena mereka hanya fokus pada core keywordnya saja dan melewatkan bahasa natural yang biasanya orang-orang gunakan untuk kata kunci yang ditargetkan.

 

 

Jadi daripada Anda mengandalkan intuisi cobalah lakukan riset melalui forum, komentar, dsb untuk kata kunci panjang (long tail keyword) yang ingin Anda optimasi.

Saya biasanya mengambil beberapa ide kata kunci panjang langsung dari beberapa komentar yang ada di beberapa forum atau blog populer.Jika Anda menjalankan sebuah blog pastinya Anda sudah mengetahui bahwa blog yang menarik memilki tingkat interaksi substantif tertentu di mana orang akan bertanya tentang masalah yang terkait dengan [kata kunci/ tema] yang Anda inginkan, dan disitulah kemungkinan Anda akan melihat berbagai long tail keyword (kata kunci panjang) yang biasanya mereka gunakan.

 

 

 

 

Tools Untuk Menemukan Ide Long Tail Keyword

Ada banyak tools gratis maupun berbayar yang dapat membantu Anda menemukan kata kunci panjang (longtail keyword) terkait untuk kata kunci yang Anda inginkan.

 

Karena Anda sudahmembaca sejauh ini maka Saya akan memberikan referensi dari beberapa contoh tools yang sering saya gunakan di antaranya adalah: Ubersuggest, Google Keyword Planner (Google Ads Tools), Google Analytics, dan Alat Google Webmaster,keyword tools IO.

 

Seperti halnya penelitian kata kunci lainnya,mengidentifikasi kata kunci ekor panjang untuk kampanye Anda seharusnya tidak berakhir hanya dengan menemukannya. Integrasikan mereka ke dalam teks Anda sehingga mereka dapat mengerjakan sihir mereka. Sangat penting untuk memilih disini, karena Anda berurusan dengan kata kunci yang sudah memiliki volume pencarian yang lebih rendah.

 

A. Uber Suggest

 

Uber suggest merupakan tools yang sangat berguna untuk melakukan riset keyword secara gratis dan sejujurnya ini merupakan alat andalan saya dalam melakukan riset keyword.

 

Ubber suggest dapat diakses dengan GRATIS pada semua fiturnya. Anda hanya harus menginputkan kata kunci yang ingin Anda analisa>> pilih berdasarkan region >> dan tekan look up. Semudah itu untuk mendapatkan rekomendasi kata-kunci yang Anda harapkan. Banyak tools serupa yang menghadirkan fitur sekeren ini namun berbayar. Harganya pun bervariatif namun dengan segala keunggulan tentunya.

 

Pada ubber suggest Anda akan mendapat berbagai macam insight menarik seperti layaknya Google keyword planner dan aplikasi serupa seperti:

  • Keyword Overview: Fitur ini akan menampilkan volume dari banyaknya pencarian, tingkat persaingan,dan estimasi biaya PPC yang mungkin Anda keluarkan.
  • Keyword Suggestion: Fitur ini menghadirkan rekomendasi kata kunci yang berhubungan dengan katakunci yang Anda inputkan.
  • Keyword Difficulty: Tingkat kesulitan pada keyword yang Anda tuju.
  • Tingkat Persaingan: Tentunya Anda dapat memeriksa besarnya kompetisi tergantung dengan kata kunci yang Anda targetkan.

Anda dapat mengakses semua secara gratis di ubber suggest.

 

 

B. Google Keyword Planner

Google keyword planner merupakan alat yang sangatdirekomendasikan untuk melakukan riset keyword. Tools ini merupakan alat resmiyang dikeluarkan oleh Google sendiri dan tools ini terintegrasi dengan sistem Google Adwords (Google Ads).

 

Fiturnya yang sangat lengkap merupakan kelabihan dari Googlekeyword planner ini. Namun untuk mencari kata kunci panjang akan lebih sulit,karena Google lebih memunculkan kata kunci dengan volume pencarian yang cukup tinggi saja.

C. Keyword Tools.IO

Anda dapat menggunakan keyword tools untuk menemukan ide long tail keyword (kata-kunci panjang ) untuk topik yang Anda inginkan.

 

Alat ini sangat berguna ketika Anda ingin menemukan judul konten atau topik dengan kata-kunci panjang. Dengan hanya memasukan topik Anda akan mendapatkan banyak long tail keyword yang relevan seperti pada gambar dibawah ini, Saya mencoba dengan menggunakan kata-kunci “kurma ajwa” dan alat ini cukup mengesankan dalam menampilkan saran kata-kunci.

 

D. Google Analytic

Google analytic merupakan alat yang sangat berguna untuk mengukur demografi pengunjung yang mengakses website Anda. Anda dapat melihat riwayat demografi seperti bahasa, usia, jenis kelamin, artikel, ataupun lokasi pengunjung website Anda.

 

 

Google analytic merekam semua behaviour pengunjung websiteAnda sampai ke hal terpenting yaitu: Google analytic dapat memberikan Anda kata kunci (query) apa yang sering digunakan pengunjung sampai mereka menemukan website Anda, sangat keren kan.

 

Namun tentunya alat ini hanya bisa digunakan setelah Anda menanamkan kode analytic kedalam website Anda.

Cara menggunakan google analytic.

 

 

 

 

Cara membuat optimasi SEO untuk long tail keyword.

Long Tail Keyword Memiliki Sedikit Traffic Namun Tinggi Konversi

Seringkali long tail keyword memiliki sedikit estimasi jumlah pencarian di tiap bulannya jika kita melakukan riset pada alat riset kata kunci. Namun berdasarkan pengalaman yang saya lalui selama ini adalah kata kunci panjang (long tail keyword) memiliki jumlah traffic yang cukup signifikan.

 

Memilih metode ini sebagai salah satu upaya SEO andamerupakan  suatu cara menebak apa kata panjang yang akan pengunjung ketikan. Jadi sangat sulit membandingkan pencapaian traffic melalui long tail keyword ini dibanding menarget broad keyword atau kalimat umum.

 

Lalu apakah dengan traffic yang sedikit ini berarti website Anda gagal mendatangkan leads atau klien? BIG NO, Saya katakan disini dengan mengoptimasi long tail keyword maka Anda akan mendapatkan beberapa keuntungan seperti: Long tail keyword memang memiliki sedikit traffic, namun berpeluang besar untuk menghasilkan konversi (merubah visitor menjadi leads).

 

A. Buatlah perencanaan yang matang sebelum memulai optimasiuntuk mentargetkan kata-kunci panjang (long tail keyword) yang Anda tuju.

B. Buatlah konten blog seputar kata-kunci panjang yang Anda buat.

C. Juga yang harus Anda utamakan adalah untuk selalu melakukan riset  untuk mengetahui user intent (minat kata-kunci, yan biasanya akan diketikan pengunjung).

 

Konklusi

Panduan ini dapat memandu Anda dalam mengidentifikasi longtail keyword  yang profitable, yang tidak hanya akan membantu Anda peringkat lebih tinggi, tetapi juga dapat menghasilkan konversi yang lebih baik.

 

Memilih kata kunci  dan strategi pembuatan konten relevan, memilih kumpulan long tail keyword tidak selalu menjamin untuk mendapatkan traffic secara besar atau bahkan posisi satu Google secara otomatis.

 

Mengoptimasi SEO dengan long tail keyword merupakan sebuah komitmen atas ide & waktu yang ditunjukan untuk rencana jangkapanjang, dan ini harus diperlakukan sebagai investasi.

 

Baik investasi dengan waktu dan ide, riset kata kunci danstrategi konten. Semua itu akan terbayar nantinya jika Anda serius melakukannya.

 

Sekarang, susunlah strategi kata kunci panjang Anda dengan riset, semoga informasi ini dapat membantu Anda mendapatkan kata-kunci spesifik yang ingin Anda rangking.

 

Sumber: advancedwebranking.com

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Call Now Button