Digital-Marketing

Usaha Dilindas Kemajuan Teknologi? Ini Loh cara Mengatasinya!

Memasuki era digital, pelaku bisnis tidak lagi dapat terus menerus mempertahankan cara konvensional bila ingin usaha yang dilakukan tetap berkembang dan menghasilkan profit. Menurut data Google, total penjualan yang dilakukan melalui e-commerce telah menembus angka 314 miliar dolar Amerika sejak tahun 2015 silam. Artinya, untuk menjaga keberlangsungan bisnis dan memenangkan persaingan pasar yang kian ketat, para pemilik usaha harus berjibaku dengan memanfaatkan teknologi digital.

 

Digitalisasi menjadi bagian yang semakin tidak terpisahkan dari masyarakat selama beberapa waktu terakhir. Kemudahan untuk melakukan segala sesuatu lebih cepat dan tidak terbatas oleh ruang dan waktu adalah nilai utama yang ditawarkan, mulai dari komunikasi, mencari informasi, mencari dan mendapatkan pekerjaan, hingga urusan bisnis.

 

Potensi Bisnis Digital di Indonesia Menggiurkan

Indonesia sendiri sebelum terlalu mengenal dunia digital telah dikenal sebagai salah satu negara yang konsumtif. Tingginya tingkat konsumsi mayarakat membuat Indonesia menjadi salah satu lahan yang menyegarkan untuk bisnis. Kini setelah e-commerce merambah, tingkat pertumbuhan yang terjadi pun tidak main-main.

 

Pengguna Internet Mencapai 143,26 Juta

Img Src: APJII

 

Tren penggunaan internet di Indonesia terus meningkat. Di tahun 2016, survei menunjukkan jumlah pengguna internet di Indonesia berada di angka 132,7 juta jiwa. Sementara itu di tahun 2017, data yang dihimpun oleh Asosiasi Penyelenggaraan Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukkan sebanyak 143,26 juta jiwa yang mengakses internet. Itu artinya, lebih dari pengguna internet di Indonesia mencakup lebih dari 50% dari total populasi negara.

 

Jika diuraikan lebih lanjut, sebesar 58,08% pengguna internet di Indonesia berada di Pulau Jawa. Adapun jika dikategorikan dalam usia, pengguna yang berusia 35-54 tahun mencapai 29,55%, 13-18 tahun sebanyak 16,68%, dan 19-43 tahun mendominasi dengan 49,52%.

 

 

E-Commerce Indonesia Diperkirakan Mencapai 144 Triliun di 2018

Mengutip dari e-Marketer, Indonesia menempati posisi keenam sebagai pengguna internet di dunia dan diperkirakan akan menggeser kedudukan Jepang di posisi kelima. Pertumbuhan ini pun memengaruhi pertumbuhan aktivitas berbelanja onilne alias online shopping. Bank Indonesia memprediksi nilai transaksi belanja onine di tahun 2018 menyentuh angka 144 triliun rupiah dengan kenaikan sebesar 74,2 triliun dari tahun 2016.

Nilai investasi teknologi di sektor e-commerce dan Fintech (Financial Technology) juga tak kalah menakjubkan. Berada di angka 22,6 triliun rupiah, hal ini membuktikan bahwa aktivitas ekonomi digital di Indonesia memiliki peluang yang besar untuk terus berkembang.

Mengapa Harus Beralih ke Digital?

Penjabaran singkat di atas telah menunjukkan bahwa mau tidak mau, penggunaan teknologi dan digital di masa kini adalah cara untuk mendongkrak usaha di zaman sekarang. Selain tingginya jumlah pengguna internet, hal-hal lain yang turut menjadi alasan mengapa setiap pelaku bisnis kini harus menerapkan digitalisasi adalah sebagai berikut.

 

Tidak Terbatas Waktu dan Ruang

 

Modernitas membuat masyarakat kini memiliki aktivitas yang padat dan menginginkan hal-hal lebih praktis dan efisien untuk memenuhi hal-hal di luar kegiatan produktif. Bila sehari-hari mereka disibukkan dengan bekerja, akhir pekan atau hari yang kosong biasanya lebih banyak dimanfaatkan untuk beristirahat. Belum lagi jika di kota besar yang rawan macet, perjalanan menuju toko fisik untuk mencari barang yang belum tentu pasti keberadaannya juga menimbulkan keengganan tersendiri.

 

Karena itu, berbelanja secara online akan menjadi sebuah kemudahan dan kenyamanan tersendiri bagi konsumen. Hanya melalui sentuhan jari pada ponsel pintar atau komputer, mereka dapat menemukan informasi dan barang yang diinginkan dengan lebih cepat dan mudah. Mau di kantor, di dalam kereta, atau di mana pun dan kapan pun tidak akan menjadi kendala.

 

 

Biaya yang Lebih Hemat

Bagi pemilik bisnis, digital marketing akan mengurangi beban biaya promosi dibandingkan cara konvensional. Anda tidak perlu lagi mencetak ratusan flyer untuk disebarluaskan kepada orang maupun menyewa tempat di koran harian atau advertising space lainnya. Melalui sebuah situs web sendiri, Anda bisa melakukan promosi sekaligus memperkukuh branding awareness kepada masyarakat luas.

Biaya untuk membuat dan melakukan maintenance situs web pun sebenarnya tidaklah terlalu tinggi. Bila tidak memiliki orang-orang internal yang dapat mengelolanya, Anda dapat menggunakan jasa pembuatan situs web berpengalaman.

 

 

Menjangkau Pasar Lebih Luas

Melalui internet, Anda tidak akan merasa komunikasi yang berbatas, bukan? Pun demikian dengan melakukan bisnis di dunia maya. Dengan memanfaatkan teknologi ini, Anda dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Bila sebelumnya Anda hanya fokus dengan pasar di dalam satu kota atau provinsi yang sama, kini saatnya untuk mengepakkan sayap. Masyarakat luas baik lokal, nasional, maupun internasional dapat menemukan dan mengetahui bisnis yang Anda lakukan melalui platform internet. Jika bisa mendapatkan bola basket, mengapa tetap memilih bola pingpong?

 

 

Membidik Target Lebih Tepat Sasaran

Img Src: Coles Financial Services

Setiap produk maupun jasa yang Anda tawarkan tentu memiliki pasar tertentu. Bila menggunakan cara konvensional, usaha yang dikeluarkan tentu lebih besar—apalagi jika ingin menjangkau pasar yang lebih luas.

Sementara itu bila memanfaatkan teknologi digital, tenaga yang harus dilakukan untuk mencapai sasaran target jauh lebih berkurang. Dengan memahami konsep SEO, masyarakat yang sesuai dengan target sasaran akan menemukan bisnis Anda lebih mudah di tengah rumitnya benang internet. Pemilihan kata kunci yang tepat dan beragam teknis pendukung lain akan membantu Anda menjadi lebih mudah terhubung dengan pasar.

 

 

Menciptakan Privasi dan Personal Touch kepada Pelanggan

Satu hal lagi yang membuat masyarakat lebih senang berbelanja online adalah privasi yang didapat. Mereka bebas untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai sebuah produk dan memilih barang tanpa merasa diawasi oleh pramuniaga seperti yang selama ini masih banyak terjadi di toko-toko fisik.

 

Di samping itu, desain toko online yang interaktif juga memberi personal touch tersendiri bagi calon konsumen. Hal ini juga perlu didukung dengan kemudahan komunikasi bila mereka ingin bertanya mengenai produk maupun cara bertransaksi. Dengan demikian, ada emosi pelanggan yang terlibat dan memengaruhi kepuasan saat berbelanja. Adapun salah satu hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan personal touch ini antara lain menyediakan fitur live chat.

 

Bagaimana Strategi Terbaik untuk Bersaing di Digital Marketing?

 

Menjalankan digital marketing sepintas memang terlihat mudah. Namun bila dilakoni dan ditinjau lebih dalam, ada banyak tantangan pula yang harus dihadapi. Terutama bila Anda adalah pemain baru di lingkup ini, ada banyak ketertinggalan yang harus segera dikejar untuk memantapkan posisi di persaingan bisnis yang ketat saat ini.

Meski begitu, jangan teburu mundur. Beberapa hal di bawah ini dapat Anda lakukan sebagai strategi yang ampuh untuk meraih kesuksesan dengan cara baru.

 

 

Selalu Menjadi yang Utama

Strategi Jualan Online

 

Untuk menjadi yang utama, Anda harus selalu menjadi yang pertama. Ketika calon konsumen mengetikkan kata kunci yang sesuai dengan bisnis Anda, pastikan situs web Anda berada di laman awal mesin pencarian. Bahkan sebenarnya, berada di halaman pertama pun masih tidak cukup—Anda harus menjadi yang teratas.

 

Untuk mewujudkan ini, Anda sangat memerlukan keterampilan SEO. Teknis untuk melakukannya pun tidak dapat dikatakan mudah meski bukan berarti sama sekali menyusahkan. Meski memerlukan sedikit waktu lebih panjang, pada akhirnya Anda akan senantiasa muncul sebagai yang utama. Lebih mudahnya Anda dapat menghubungi agensi digital marketing yang ada di Indonesia. IndonesiaGo Digital merupakan salah satu rekomendasi praktisi usaha digital marketing untuk bisnis Anda.

 

 

 

Buat Tampilan Menarik

Manusia, baik laki-laki maupun perempuan, sejatinya adalah makhluk visual. Karena itu, entah target pasar Anda laki-laki maupun perempuan, buatlah situs yang memanjakan mata dan menarik hati untuk terus menjelajahi informasi mengenai produk dan bisnis yang Anda miliki.

Namun tak hanya menarik, Anda juga harus menyajikan tampilan yang user friendly. Desain yang dilakukan tidak semata untuk membuat visual yang cantik, tetapi juga memudahkan calon konsumen untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan—baik detail produk maupun proses untuk belanja. Karena itu, pastikan Anda melakukan perancangan situs yang tepat dengan pihak yang berpengalaman.

Maksimalkan dengan Konten yang Informatif

Img Src: E-School News

Perlu diingat, selain permainan kata kunci, konten yang informatif juga akan membuat Anda selalu berada di laman utama. Anda juga perlu untuk sejenak menempatkan diri sebagai calon pelanggan. Tidak hanya fokus menyampaikan produk-produk yang ditawarkan, Anda juga perlu memahami informasi lain apa yang dibutuhkan oleh mereka.

Ada baiknya, Anda juga menambahkan tulisan-tulisan yang bermanfaat dan berkaitan dengan produk yang Anda tawarkan. Seperti contoh bila Anda melakukan bisnis di pembibitan bunga, tidak ada salahnya Anda memberikan artikel mengenai tips bagaimana memilih bibit bunga yang baik maupun cara merawat bibit bunga tersebut hingga mencapai tumbuhan dewasa yang cantik.

 

 

Tambahkan Fitur Interaktif

Bagaimanapun, berbelanja secara online bukan berarti tidak membutuhkan bantuan pihak penjual. Bahkan sekalipun penjelasan yang Anda cantumkan dalam situs web telah rinci, akan ada saja pelanggan yang bersikeras untuk menanyakan hal tersebut.

Jangan terburu memblok pelanggan seperti ini. Selagi Anda dapat mengakomodasinya, maka lakukan sehingga membuat pengalaman berbelanja pelanggan tersebut menjadi berkesan baik. Di samping menyediakan nomor kontak atau call center dan detail FAQ, (Frequently Asked Question), cobalah menggunakan fitur live chat. Fitur ini bahkan dapat Anda manfaatkan tidak hanya sekadar untuk menjawab pertanyaan, tetapi juga menjadi satu pintu transaksi hingga menerbitkan invoice.

 

Terkait: Live Chat, Cara Baru Meningkatkan Penjualan lewat website 

 

Manfaatkan Beragam Media Sosial

Img Src: Maxmanroe.com

Kemunculan media sosial terus saja tumbuh dan tetap menarik perhatian penggunaan internet. Facebook, Instagram, Twitter, Snapchat, dan beragam lainnya telah menjadi bagian kehidupan sosial pribadi masa kini.

Karena itu, lakukan pendekatan dengan hadir di dalam platform tersebut, terutama Facebook dan Instagram. Dua media sosial dengan jumlah pengguna terbanyak ini adalah sebuah celah yang sayang untuk Anda lewatkan untuk meningkatkan dan mengembangkan bisnis ke tingkat yang lebih tinggi.

Terkait: 7 Sosial Media Tips Untuk Bisnis Anda

Bekerja Sama dengan Influencer

Digital marketing bukan berarti Anda tidak lagi memerlukan pihak lain untuk mengiklankan bisnis. Justru di era ini, Anda akan semakin membutuhkan kehadiran pihak-pihak lain untuk mencapai target yang diinginkan.

Influencer tidak harus dari kalangan selebriti tanah air. Di Instagram contohnya, ada pihak-pihak yang disebut sebagai selebgram. Dengan bekerja sama melalui skema paid promote atau endorsement, bersiaplah untuk dibanjiri konsumen dari Sabang sampai Merauke.

Hadirkan dalam Bentuk Mobile Apps

Strategi yang satu ini sebenarnya tidaklah terlalu dibutuhkan terutama jika Anda baru mulai merintis usaha dengan sentuhan teknologi. Biasanya perusahaan-perusahaan dengan skala besar yang bonafide yang menggunakan pendekatan dengan cara menghadirkan aplikasi mobile.

Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesan personal touch pada konsumen. Dengan memiliki mobile apps yang memuat akun pribadi dan mencatat histori secara detail, pelanggan akan merasa lebih aman dan nyaman. Di samping itu, melakukan akses melalui mobile apps lebih mudah dan cenderung lebih ringan dibandingkan harus selalu membuka situs web yang berat dan menghasilkan lebih banyak data internet.

 

Tren Digital Marketing 2018

Dunia digital sangatlah dinamis. Maka dari itu, tren yang ada di masyarakat pun berubah-ubah, pun demikian untuk kebutuhan digital marketing. Berjalan paralel dengan strategi yang telah disebutkan sebelumnya, penting untuk Anda ketahui tren apa yang tengah berkembang di masyarakat digital sehingga dapat menentukan langkah pendekatan yang lebih tepat.

All About Video

Gambar yang bergerak memberikan impresi tersendiri bagi setiap mata yang menangkapnya. Dibandingkan gambar statis, video yang tersusun atas berbagai gambar bergerak akan lebih menarik perhatian. Terutama ditambah dengan paduan musik atau lagu yang tepat dan proses editing yang sungguh-sungguh, pemasaran Anda tidak akan memberikan hasil yang sia-sia.

Sepanjang tahun 2017 kemarin, sebesar 90% konten yang disebarkan di dalam internet adalah dalam format video. Masyarakat pun terbukti menerimanya dengan sangat baik. Pasalnya melalui video, Anda dapat dengan lebih mudah, menarik, dan membuat pesan yang gampang melekat dalam memori pelanggan. Tidak tangggung-tanggung, sebesar 64% konsumen memutuskan bahwa mereka membeli sebuah produk setelah menyaksikan videonya.

Selain membuat video secara profesional, Anda juga bisa memanfaatkan fitur video yang disediakan oleh beragam platform komunikasi. Anda bisa menggunakan Stories atau bahkan live streaming. Dua cara ini juga memungkinkan komunikasi dengan calon konsumen lebih intim karena memungkinkan komunikasi secara real time.

Pencarian Melalui Voice Search

Seakan mengetikkan kata kunci yang singkat saja tidak cukup instan, masyarakat kini semakin menggemari fitur voice search. Menurut data yang didapat Google, sebesar 41% orang dewasa dan 55% remaja mencari informasi dengan menggunakan fitur voice search. Dengan demikian, mereka hanya perlu mengatakan apa yang ingin dicari tanpa mengetik apa pun.

Fitur ini memungkinkan seseorang untuk berinteraksi dengan mesin secara lebih natural tanpa memerlukan perintah masukan dalam bentuk fisik. Voice search membuat seseorang memberikan perintah tertentu pada mesin dengan cara yang lebih smooth dan seperti percakapan biasa.

Dari sisi efisiensi, teknologi ini memang lebih baik dibandingkan mengetik. Proses pencarian bisa diselesaikan dengan lebih cepat. Dalam rentang 60 detik alias 1 menit, manusia dapat mengetik hanya 40 kata, tetapi mampu berbicara hingga 150 kata. Inovasi ini juga mempermudah pengguna yang sedang melakukan kegiatan lain seperti memasak, menyetir, dan lain-lain.

Pada dasarnya, salah satu kunci untuk memenangkan persaingan bisnis adalah dengan memahami apa yang menjadi kebutuhan dan tren konsumen serta terlibat di dalamnya. Tidak hanya menawarkannya dalam bentuk produk, pendekatan yang dilakukan juga harus menyesuaikan dengan tren tersebut. Maka dari itu, di tengah era digitalisasi yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat, Anda pun harus mengadopsi pendekatan dengan cara ini agar usaha tak terlindas.

Dengan membaca ini Anda sekarang pastinya sudah memiliki gambaran, apa yang penting dan langkah apa yang harus Anda lakukan. Usaha digitalisasi ini dapat Anda wujudkan dengan memahami teknik berbisis dengan digital marketing, namun bila Anda merasa kesulitan Anda juga dapat mempekerjakan staff ahli dibidang pemasaran digital atau menggunakan Jasa digital marketing untuk menganalisa dan menentukan strategi apa yang cocok untuk bisnis Anda.

Kesalahan terbesar dari para pebisnis adalah telatnya menyadari tren digitalisasi ini, dan baru menyadarinya ketika omzet penjualan menurun dan akhirnya pasar benar-benar meninggalkan bisis Anda. Jika Anda ingin berkonsultasi dengan kami secara gratis silakan hubungi kami di 0812-9449-0505 (whatsapp, telepon, text) atau di halo@indonesiago.digital

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of